Manfaat Auditor Dalam Perusahaan

Seperti yang telah diketahui, bahwa peran Auditor sangat bermanfaat dan dibutuhkan sebagai pemeriksa keuangan dari berbagai jenis usaha. Dan bahwa posisi ini bisa diambil dari bagian inti sebuah perusahaan maupun dari pihak eksternal yang berkompeten serta memiliki ijazah.

 

Pengertian Audit Menurut Para Ahli

1. Alvin A. Arens, Mark S. Beasley dan Randal J.Elder

Audit adalah suatu pengumpulan dan pertimbangan bukti informasi untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian antara informasi tersebut melalui ukuran yang telah ditetapkan. Proses audit juga harus dilaksanakan orang yang berpengalaman tanpa ada paksaan.

2. Sukrisno Agoes

Audit adalah suatu pemeriksaan yang dapat dilakukan secara kritis dan teratur, oleh pihak independen terhadap laporan keuangan yang telah disusun pihak manajemen serta dokumen pembukuan, dan bukti-bukti penunjangnya. Untuk tujuan dalam memberikan pendapat mengenai laporan keseimbangan keuangan instansi tersebut.

3. Arens dan Loebbecke

Audit merupakan sebuah proses pengumpulan dan pengevaluasian dari bahan bukti yang terkumpul mengenai informasi yang bisa di ukur dari suatu entitas ekonomi. Aktivitas ini dapat dilaksanakan oleh pihak yang berpengalaman dan independen untuk berhak menentukan dan melaporkan kebenaran suatu informasi.

4. Konrath

Audit adalah suatu proses sistematis yang dilakukan secara objektif untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti mengenai asersi akan berbagai kegiatan dan kejadian ekonomi. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan keterkaitan antara asersi tersebut dan kriteria yang ditetapkan. Juga kedepannya digunakan untuk menyampaikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

5. William F. Meisser, Jr

Audit adalah proses sistematis yang dikerjakan dengan tujuan untuk mengevaluasi bukti mengenai suatu tindakan dan peristiwa ekonomi. Kegiatan ini dikerjakan untuk memastikan kesesuaian antar kewajiban yang diberikan dengan kriteria yang telah ditentukan. Dimana hasil laporan yang diperoleh akan dikomunikasikan kepada pihak yang memiliki kepentingan.

6. Pernyataan Standar Audit Keuangan (PSAK)

Audit adalah proses sistematis yang bertujuan untuk mengevaluasi bukti yang dikumpulkan pada pernyataan mengenai berbagai tindakan ekonomi, peristiwa dan memantau hubungan antara pernyataan yang diberikan, pernyataan dengan kondisi nyatanya, dan dapat mengkomunikasikan hasilnya kepada yang berkepentingan.

7. Mulyadi

Auditing adalah proses sistematis yang dikerjakan untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif atas kegiatan ekonomi suatu entitas. Tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk menetapkan kesesuaian antara laporan yang ada dengan kriteria yang telah ditentukan, serta menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada pihak yang bersangkutan.

8. Pernyataan Mengenai Konsep Auditing Sederhana  (ASOBAC)

Audit merupakan aneka proses sistematis yang dikerjakan untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti tersebut secara obyektif, mengenai pernyataan dari suatu hal dan tindakan ekonomi dengan tujuan menentukan kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang ditetapkan dan untuk dapat menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

9. Sawyer

Audit menjadi suatu penilaian yang berlangsung dengan sistematis dan objektif yang dilakukan oleh auditor (pihak yang melakukan proses audit) terhadap operasi dan mengontrol aktivitas yang berbeda-beda dalam suatu organisasi.

Auditor 300x200 - Manfaat Auditor Dalam Perusahaan

Tujuan Audit

  • Kelengkapan (Completeness)

Audit bertujuan untuk menyakinkan bahwa seluruh transaksi yang sudah dicatat atau ada dalam jurnal secara aktual telah dimasukkan.

  • Ketepatan (Accuracy)

Audit juga berguna untuk memastikan transaksi dan saldo perkiraan yang ada telah dicatat berdasarkan jumlah yang benar, perhitungan yang benar, diklasifikasikan, dan dicatat dengan tepat.

  • Eksistensi (Existence)

Audit ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua harta dan kewajiban yang tercatat mempunyai sudah eksistensi atau kejadian pada tanggal tertentu dan dapat dilacak, sehingga transaksi yang tercatat harus benar-benar telah nyata terjadi dan tidak fiktif.

  • Penilaian (Valuation)

Audit digunakan untuk dapat memastikan bahwa prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum telah diterapkan dengan benar.

  • Klasifikasi (Classification)

Selain itu, audit bertujuan untuk dapat memastikan bahwa transaksi yang dicantumkan dalam jurnal disortir secara tepat. Apabila memiliki kaitan dengan saldo maka angka-angka yang tercantum didaftar laporan klien harus terklasifikasi dengan tepat.

  • Ketepatan (Accuracy)

Audit bertujuan guna memastikan bahwa semua transaksi yang dicatat pada tanggal yang benar, rincian dalam saldo akun sesuai dengan angka-angka buku besar dan penjumlahan saldo sudah bisa dilakukan dengan tepat.

  • Pisah Batas (Cut-Off)

Audit bertujuan untuk memastikan bahwa transaksi-transaksi yang tanggalnya berdekatan dalam neraca dicatat dalam urutan periode yang tepat, serta tidak berantakan. Transaksi kesalahan yang tidak terkoordinasi sangat mungkin menjadi kacau pada sebuah transaksi yang dicatat mendekati akhir dalam periode akuntansi.

  • Pengungkapan (Disclosure)

Audit ini juga bertujuan untuk meyakinkan akan saldo akun dan persyaratan tindakan pemublikasian dari hal yang berkaitan dan telah disajikan secara wajar dalam laporan keuangan dan dijelaskan secara wajar dalam isi dan  laporan.

konsultan keuangan 300x191 - Manfaat Auditor Dalam Perusahaan

Standar Audit

1. Standar Umum

  • Pemeriksaan harus dilakukan oleh pihak yang memiliki keahlian yang mumpuni, bukan hanya semata dalam bagian akuntan saja.
  • Profesionalisme auditor diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan secara netral tanpa keberpihakan ke posisi mana pun.
  • Auditor harus mampu dalam menggunakan kemampuannya dengan cermat dan prosefional dalam mengaudit dan membuat laporan.

 

2. Standar Lapangan

  • Audit juga harus dilakukan sebaik mungkin. Jika ada asisten pelaksana, maka harus ada pengawasan sesuai kebutuhan.
  • Pengungkapan suatu informasi dalam laporan keuangan harus dianggap memadai, kecuali dinyatakan lain dalam laporan auditor.
  • Dalam laporan auditor harus ada sebuah pernyataan atau pendapat tentang laporan keuangan yang sedang diperiksa.
  • Jika penyusunan laporan keuangan suatu perusahaan tidak konsisten, laporan auditor harus menjelaskannya dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan.